
Sungai Raya – Rabu, 1 Juli 2026. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SD Negeri 62 Sungai Raya. Tiga inovasi unggulan sekolah berhasil masuk dalam 10 Besar Inovasi Daerah Kabupaten Kubu Raya Sektor Pendidikan Tahun 2026, sebuah capaian yang menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inovatif, adaptif, dan berdampak bagi peserta didik.
Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Selama hampir satu bulan terakhir, Kepala SD Negeri 62 Sungai Raya bersama para Person in Charge (PIC) setiap inovasi dan Tim Digital sekolah bekerja secara intensif mempersiapkan seluruh kebutuhan lomba. Berbagai tahapan dilalui, mulai dari penyusunan dokumen pendukung seperti pemenuhan 20 indikator penilaian, pengembangan profil inovasi, produksi video Inovasi, hingga penyempurnaan berbagai aspek teknis yang menjadi penilaian tim juri.
Seluruh kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Tiga inovasi SD Negeri 62 Sungai Raya dinyatakan lolos sebagai 10 Besar Inovasi Daerah Kabupaten Kubu Raya Tahun 2026 pada sektor pendidikan.

SMART 62, Digitalisasi Layanan Sekolah yang Terintegrasi
Inovasi pertama yang berhasil lolos adalah SMART 62 (Sistem Manajemen Aplikasi Reflektif Terpadu). Platform digital ini dikembangkan sebagai pusat layanan administrasi dan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan sekolah dalam satu sistem.
SMART 62 menghadirkan kemudahan akses bagi guru, tenaga kependidikan, peserta didik, maupun orang tua melalui layanan yang terdigitalisasi. Dengan sistem yang terhubung secara real-time, proses administrasi menjadi lebih cepat, akurat, transparan, dan efisien sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan sekolah.
SERASI 62, Mewujudkan Sekolah Ramah Anak dan Sadar Inklusi
Inovasi kedua adalah SERASI 62 (Sekolah Ramah Anak dan Sadar Inklusi). Program ini lahir dari komitmen SD Negeri 62 Sungai Raya untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menghargai keberagaman.
Melalui SERASI 62, seluruh peserta didik, baik reguler maupun Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), memperoleh kesempatan yang setara untuk belajar, berkembang, berpartisipasi aktif, serta menampilkan potensi terbaiknya. Program ini menjadi wujud nyata bahwa pendidikan berkualitas harus dapat diakses oleh semua anak tanpa diskriminasi.
SAMPAN 62, Perpustakaan Digital untuk Meningkatkan Literasi
Inovasi ketiga adalah SAMPAN 62 (Sarana Membaca dan Pembelajaran Anak SD Negeri 62), sebuah perpustakaan digital yang menjadi pusat literasi dan pembelajaran berbasis teknologi.
SAMPAN 62 mengintegrasikan berbagai sumber belajar digital, mulai dari buku elektronik, Komik, Audio Story, hingga berbagai aplikasi edukatif yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan peserta didik kapan saja dan di mana saja. Kehadiran platform ini diharapkan mampu meningkatkan budaya literasi, memperkuat pendidikan karakter, sekaligus mendorong kreativitas peserta didik dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.
Siap Melaju ke Tahap Presentasi dan Wawancara
Lolosnya ketiga inovasi tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar SD Negeri 62 Sungai Raya sekaligus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.
Tahapan berikutnya yang akan dihadapi adalah presentasi inovasi dan wawancara di hadapan tim penilai. Seluruh PIC inovasi bersama tim pendukung kini tengah mempersiapkan berbagai materi agar mampu menampilkan keunggulan, kebermanfaatan, dan dampak positif dari setiap inovasi secara maksimal.
Keluarga besar SD Negeri 62 Sungai Raya mengucapkan terima kasih atas doa, dukungan, dan semangat dari seluruh guru, tenaga kependidikan, peserta didik, orang tua, serta masyarakat. Mohon doa dan restunya agar SMART 62, SERASI 62, dan SAMPAN 62 dapat memberikan penampilan terbaik pada tahap presentasi serta kembali meraih prestasi yang membanggakan.
