Di sebuah desa yang tenang, tempat pagi datang bersama embun yang menggantung di ujung daun dan sore
Bab 1: Aku Jarang Bergaul Namaku Anton. Aku siswa kelas empat SD. Aku senang bermain gim dan
https://drive.google.com/file/d/13_y7hwVBJ62UdlJ2enRGAHG_sj-KoKL7/view?usp=drive_link
Bab 1: Aku Lebih Suka Bermain Gawai Namaku Yoga. Aku duduk di kelas empat SD. Aku suka
Bab 1: Aku yang Pilih-Pilih Makanan Namaku Joice. Aku duduk di kelas empat SD. Aku memiliki kebiasaan
https://drive.google.com/file/d/1C7zhstFGxjVx0KQEeunhqqgcPuVBvajd/view?usp=drive_link
Aroma petrikor—wangi tanah basah yang tersapu rintik hujan pertama—menusuk hidung Rita. Di atas langit lapangan rumput Graha
https://drive.google.com/file/d/1I_JA9hvi6kONmQm9vMRDDgRt_b8yopyw/view?usp=drive_link
https://drive.google.com/file/d/1no-7bSf8AtiPI_k55DE0og7OWTeoAhz7/view?usp=drive_link
“Sekolah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga tempat belajar menghargai perbedaan, menumbuhkan empati, dan membangun karakter